Materi Kelas 8 Pertemuan 2

Profil negara ASEAN

a. Brunei Darussalam Brunei Darussalam termasuk salah satu dari negara kecil di dunia. Dalam luas wilayah, Brunei Darussalam menempati urutan ke148. Meskipun demikian, negara ini termasuk negara makmur di dunia. 1) Identitas negara Berikut identitas dari negara Brunei Darussalam. Ibu kota : Bandar Seri Begawan Luas Wilayah : 5.765 km2 Jumlah Penduduk : 415.717 jiwa (estimasi Juli 2013) Bahasa Resmi : Melayu
Mata Uang : Dolar Brunei (BND) Hari Kemerdekaan : 1 Januari 1984 (dari Inggris) Lagu Nasional : Allah Peliharakan Sultan
bendera Brunei Darussalam

2) Keadaan alam Berikut keadaan alam dari negara Brunei Darussalam.
 a) Letak negara dan batas negara
 Brunei Darussalam terletak di pantai barat laut Pulau Kalimantan, wilayah bagian utara menghadap ke Laut Cina Selatan. Wilayah bagian tengah Brunei terbagi oleh wilayah Malaysia. Secara astronomis, Brunei Darussalam terletak pada 4o LU – 5o LU dan 114o BT – 115o BT. Batas-batas wilayah Brunei, yaitu sebelah utara: Laut Cina Selatan, sebelah timur: Serawak, Malaysia, sebelah selatan: Serawak, Malaysia, serta sebelah barat: Serawak, Malaysia. 


b) Iklim 
Daerah di Brunei dibagi menjadi tiga iklim, yaitu sebagai berikut.
 (1) Beriklim laut, siang hari udaranya tidak terlalu panas dan pada malam hari tidak terlalu dingin.
 (2) Beriklim panas (tropika), Brunei letaknya di sekitar garis khatulistiwa sehingga merupakan daerah panas yang banyak turun hujan. 
(3) Beriklim musim (monsun), Brunei dipengaruhi oleh angin musim hujan (Oktober–April) dan musim kemarau (April–Oktober). 

c) Bentang alam Brunei Darussalam pada bagian utara adalah daerah daratan yang cukup luas dan di wilayah ini terdapat teluk Brunei. Kemudian pada bagian selatan memiliki relief yang relatif kasar dan berbukit-bukit, serta berbatasan langsung dengan negara-negara bagian Serawak. Ketinggian dari daerah selatan Brunei adalah 1000–1500 mdpal dan merupakan suatu bagian dari lereng pegunungan Crocker. Pada bagian barat dari wilayah Brunei memiliki aliran sungai, yaitu sungai Baram. 

3) Penduduk 
Pertumbuhan penduduk di negara Brunei Darussalam rata-rata 2,0% setahun. Pada umumnya, penduduk bertempat tinggal di kota-kota sepanjang pantai Laut Cina Selatan. Sekitar 66% penduduk Brunei adalah etnis Melayu. Etnis Cina berjumlah sekitar 15%. Etnis Cina memegang peranan penting dalam ekonomi Brunei. Suku asli Brunei berjumlah (6%) dan suku lainnya (7%). Bahasa Melayu merupakan bahasa resmi. Bahasa Inggris banyak digunakan. Islam merupakan agama resmi negara, dan Sultan merupakan pemimpin agamanya. Agama lain yang dianut, yaitu agama Buddha (terutama oleh orang Cina) dan Kristen
Pendidikan formal di Brunei dimulai tahun 1912 dengan mulai dibukanya Sekolah Melayu di Bandar Brunei (Bandar Seri Begawan sekarang). Kemudian, diikuti dengan pembukaan sekolah lain tahun 1918 di wilayah Brunei-Muara, Kuala Belait, dan Tutong khusus untuk murid laki-laki berusia 7–14 tahun dengan kurikulum pelajaran mencakup membaca dan menulis dalam bahasa Arab dan Latin. Prioritas utama Pemerintah untuk membawa Brunei menuju kearah kemajuan dan pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia di dalam era globalisasi ini, adalah meningkatkan sektor pendidikan termasuk pendidikan teknik dan kejuruan di mana sistem dan kurikulumnya selalu ditinjau ulang. Program pendidikan diarahkan untuk menciptakan manusia yang berakhlak dan beragama dan menguasi teknologi. Pemerintah telah menetapkan tiga bidang utama dalam pendidikan, yaitu sistem dwi bahasa di semua sekolah, konsep Melayu Islam Beraja (MIB) dalam kurikulum sekolah, serta peningkatan serta perkembangan sumber daya manusia termasuk pendidikan vokasional (kejuruan) dan teknik. 

4) Perekonomian 
Di brunei rata-rata penduduknya menengah ke atas, ini disebabkan oleh pendidikan yang cukup maju, dan di sana merupakan negara penghasil minyak yang cukup besar. rata-rata penduduknya dapat mengolahnya sendiri, sehingga brunei merupakan negara yang cukup makmur. 
5) Sumber daya alam Brunei Darussalam memiliki SDA yang menjadi andalan, yaitu minyak dan gas. Kemudian, perikanan adalah sumber daya alam kedua terbesar setelah minyak dan gas bumi. Sepanjang garis pantai utara Brunei hampir disibukkan dengan kegiatan penangkapan ikan (Pantai Utara dan Laut Cina Selatan). Kontribusi pertanian di Brunei terhadap kesejahteraan penduduknya terbilang kecil. Meskipun pengelolaannya dalam jumlah yang relatif kecil, dalam menggarap lahan pertanian Brunei sudah menerapkan teknologi tinggi, yaitu dengan sistem intensifkasi pertanian. Hasil pertanian yang banyak diusahakan adalah ubi kayu, padi, dan sagu. 

6) Kerja sama 
Berikut kerja sama Brunei Darussalam. 
a) Kerja sama perdagangan Sejak tahun 1929 setelah penemuan minyak di Brunei, negara tersebut mengalami perkembangan. Sektor energi yang mendominasi perekonomian Brunei memberi kontribusi terhadap lebih dari 90% pendapatan negara dan sekitar 95% dari total ekspor. Gas alam, minyak mentah, dan produk-produk jadi tetap merupakan ekspor utama. Tujuan ekspor utama minyak dan gas Brunei adalah Jepang dan Korea serta negara-negara ASEAN lainnya. Ekspor nonenergi terutama terdiri atas tekstil dan garmen. Program pembangunan dan penanaman modal terpadu pemerintah bertujuan untuk meningkatkan keragaman perekonomian dan menunjang infrastruktur untuk mengurangi ketergantungan negara tersebut pada cadangan hidrokarbon. Brunei mencapai surplus perdagangan yang besar (€ 4,6 miliar pada tahun 2008) karena ekspor minyaknya. Adapun hampir semua barang lain diimpor oleh negara tersebut. Impor-impor utama terdiri atas mesin-mesin dan alat transportasi, barang-barang manufaktur, makanan, dan hewan-hewan hidup. Perdagangan bilateral antara Uni Eropa dan Brunei masih sangat terbatas dan mencapai jumlah sebesar € 188 juta pada tahun 2009, dengan ekspor Uni Eropa tercatat sebesar € 162 juta. Transaksi perdagangan terutama terdiri atas mesin-mesin, kendaraan-kendaraan bermotor, dan bahan-bahan kimia.


Comments

Popular posts from this blog

Materi IPS Kelas 9 Pertemuan 2