Materi kelas 7 pertemuan 5
Potensi Sumber Daya Alam dan Kemaritiman
Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan potensi suber daya alam dan
kemaritiman. Selain sebagai negara perairan Indonesia juga terletak pada iklim tropis
yang menyebabkan Indonesia memiliki dua musim yang sangat baik untuk pertumbuhan
flora dan faunanya. Supaya lebih jelasnya, simak pembahasan berikut!
1. Potensi Sumber Daya Alam Indonesia
Potensi alam di Indonesia merupakan keseluruhan kenampakan alam beserta
sumber daya alam yang terkandung di dalam batas wilayah negara Indonesia.
Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya alam hayati yang berlimpah
ruah. Sebagian besar hutan yang ada di Indonesia adalah hutan hujan tropis, yang
tidak saja mengandung kekayaan hayati flora yang beranekaragam, tetapi juga
termasuk ekosistem terkaya di dunia sehubungan dengan aneka kehidupan liarnya.
Indonesia memiliki kawasan hutan hujan tropis yang terbesar di Asia-Pasifik yaitu
diperkirakan 1.148.400 kilometer persegi. Hutan Indonesia termasuk yang paling
kaya keanekaragaman hayati di dunia. Adapun bentuk-bentuk potensi alam yang
terdapat di Indonesia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
a. Potensi sumber daya hutan
Hutan yang terdapat di Indonesia sering disebut sebagai hutan hujan tropis
yang digambarkan dengan hutannya yang lebat. Potensi yang terdapat dalam
hutan Indonesia sangat besar dengan luas yang mencapai 99,6 juta hektar atau
52,3% dari luas wilayah Indonesia. Hutan tropis yang terdapat di Indonesia juga
menghasilkan buah-buahan dan obat-obatan. Namun demikian, hasil hutan
yang banyak dikenal penduduk adalah sebagai sumber kayu. Secara umum,
jenis-jenis kayu dan sebarannya adalah sebagai berikut.
1) Kayu keruing, meranti, agathis dihasilkan terutama di Papua, Sulawesi,
dan Kalimantan.
2) Kayu jati banyak dihasilkan di Jawa Tengah. 3) Rotan banyak dihasilkan di Kalimantan, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
4) Kayu cendana banyak dihasilkan di Nusa Tenggara Timur.
5) Kayu rasamala dan akasia banyak dihasilkan di Jawa Barat.
Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil tambang. Hasil tambang
di Indonesia juga beraneka ragam. Berikut berbagai contoh hasil tambang di
Indonesia.
1) Minyak bumi dan gas
Penggunaan minyak dan gas makin hari makin meningkat. Dengan
meningkatkannya minyak bumi dan gas maka makin meningkat juga
pengambilan dan eksploitasi minyak bumi makin tinggi. Sehingga,
menyebabkan persediaan minyak bumi makin habis. Adapun sebaran
penghasil minyak pada sejumlah pulau di Indonesia dapat dilihat pada
tabel berikut ini.
2. Batu Bara
Batu bara merupakan salah satu jenis batuan sediman yang terbentuk dari
berbagai macam fosil yang mengendap selama jutaan tahun yang lalu.
Berbagai manfaat dari batu bara, antara lain sebagai pembangkit listrik,
memasak, industri, dan lain sebagainya. Potensi batu bara yang paling
besar di Indonesia dapat dijumpai
di Pulau Kalimantan dan Sumatra.
Pertambangan batu bara di
Kalimantan terdapat di Kalimantan
Timur (Lembah Sungai Berau dan
Samarinda), Sumatra Barat
(Ombilin dan Sawahlunto),
Sumatra Selatan (Bukit Asam dan
Tanjung Enim).
Bijih bauksit terjadi di daerah tropika dan subtropika dengan memungkinkan
pelapukan sangat kuat. Bauksit terbentuk dari batuan sedimen yang
mempunyai kadar Al nisbi tinggi, kadar Fe rendah dan kadar kuarsa (SiO2 )
bebasnya sedikit atau bahkan tidak mengandung sama sekali. Batuan
tersebut (misalnya sienit dan nefelin yang berasal dari batuan beku, batu
lempung, lempung, dan serpih). Batuan-batuan tersebut akan mengalami
proses lateritisasi, kemudian oleh proses dehidrasi akan mengeras
menjadi bauksit. Bauksit dapat ditemukan dalam lapisan mendatar tetapi
kedudukannya di kedalaman tertentu. Di Indonesia bauksit diketemukan di
Pulau Bintan dan sekitarnya, Pulau Bangka dan Kalimantan Barat. Sampai
saat ini penambangan bauksit di Pulau Bintan satu-satunya yang terbesar
di Indonesia.
4) Pasir Besi
Salah satu sumber daya alam yang ada di pantai selatan Jawa yaitu pasir
besi. Kabupaten Tasikmalaya yang wilayah selatannya merupakan pantai
selatan Jawa memiliki sumber daya alam pasir besi yang melimpah. Pasir
besi sendiri merupakan pecahan batuan yang berukuran antara kerikil
dan lanau, atau 1/16 – 2 mm pada skala Wentworth-Udden (skala yang
membedakan batuan sedimen berdasarkan ukurannya). Mineral bijih
pasir besi terutama berasal dari batuan basaltik dan andesitit vulkanik.
Kegunaan pasir besi ini selain untuk industri logam besi juga telah banyak
dimanfaatkan pada industri semen. Selain itu, manfaat dan kegunaan pasir
besi adalah bahan dasar untuk tinta kering (toner) pada mesin fotokopi dan
tinta laser, bahan utama untuk pita kaset, pewarna dan campuran (filter)
untuk cat, serta bahan dasar untuk industri magnet permanen.
5) Emas
Emas merupakan salah satu jenis barang tambang yang sering dimanfaatkan
untuk membuat perhiasan. Adapun daerah yang menghasilkan emas di
antaranya Jawa Barat (Cikotok dan Pongkor), Papua (Freeport, Timika),
Kalimantan Barat (Sambas), Nanggroe Aceh Darussalam (Meulaboh),
Sulawesi Utara (Bolaang Mongondow, Minahasa), Riau (Logos), dan
Bengkulu (Rejang Lebong).

Comments
Post a Comment