Materi kelas 9 pertemuan 4
Benua Afrika
a. Letak dan luas
d. Flora dan fauna
Kondisi flora dan fauna terkait dengan kondisi iklimnya. Di kawasan iklim hujan tropis (di bagian Afrika Tengah) terdapat variasi tumbuhan dan hutan hujan yang sangat lebat. Di bagian Utara dan Selatan (subtropis) terdapat stepa dan sabana yang luas. Adapun di kawasan gurun hanya terdapat stepa dan tumbuhan kaktus. Kondisi alam Benua Afrika sangat mendukung penyebaran fauna. Afrika mempunyai banyak jenis fauna, terutama hewan mamalia besar. Fauna khas Afrika, yaitu addax, zarafah, zebra, antilop, kuda nil, badak, dan gajah. Meskipun mempunyai kemiripan fisik dengan hewan-hewan sejenis di Asia, namun hewan-hewan Afrika memiliki ukuran tubuh yang relatif lebih besar daripada hewan-hewan sejenis di Asia.
Benua Australia
a. Letak dan luas
b. Iklim
c. Pembagian wilayah Benua Australia
a. Letak dan luas
Benua Afrika terletak di antara ± 35° LU – 33° LS dan ± 18° BT – 53° BT. Benua Afrika merupakan benua yang terbesar kedua setelah Benua Asia dengan luasnya berkisar pada 30.244.050 km². Benua Afrika ini dipisahkan dari wilayah Eropa oleh Laut Tengah Eropa dan berdekatan dengan Benua Asia dengan Terusan Suez yang memiliki lebar 130 km. Adapun batas Benua Afrika sebagai berikut.
b. Iklim
1) Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Tengah atau Laut Mediterania dan Benua Eropa.
2) Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Merah dan Samudra Hindia.
3) Sebelah Selatan dan Barat berbatasan dengan Samudra Atlantik.
Di Benua Afrika keadaan iklimnya dapat dibagi menjadi berikut ini yaitu sebagai berikut.
1) Iklim tropis basah, di mana wilayahnya meliputi sepanjang pantai barat pada bagian tengah hingga pantai timur.
2) Iklim gurun, di mana sebagian besar letaknya berada di bagian Afrika Utara dan lainnya berada di bagian Afrika Selatan.
3) Iklim sedang dengan suhu udaranya yang hangat.
4) Iklim Mediterania
c. Pembagian wilayah Benua Afrika
Benua Afrika menduduki urutan ketiga setelah Asia dan Amerika. Benua Afrika terdiri atas lima kawasan atau wilayah dan setiap wilayah terdiri atas beberapa negara. Negara-negara di kawasan Benua Afrika sebagian besar merupakan negara-negara miskin dan berkembang. Selanjutnya, akan kita pelajari negara-negara pada setiap kawasan yang terdapat di Benua Afrika.
1) Afrika Timur
Wilayah Afrika Timur meliputi Negara Etiopia, Somalia, Kenya, Uganda, Rwanda, Tanzania, Mozambik, dan Malagasi. Dataran tinggi di pedalaman Afrika Timur, antara lain Dataran Tinggi Abesinia dengan puncak tertingginya Gunung Dasyan (6.402 m). Daerah dataran tinggi itu kering dan banyak dijumpai stepa dan sabana. Afrika Timur terdiri dari Eritrea, Etiopia, Somalia, Uganda, Kenya, Jibuti, Reunion, Seychelles, Tanzania, Rwanda, Komoro, Burundi, Malagasi, Mozambik, Mauritius, Zambia, dan Zimbabwe.
2) Afrika Tengah
Wilayah Afrika Tengah meliputi Negara Sudan, Guinea, Kongo, Niger, Senegal, Gambia, Liberia, Ghana, Togo, Nigeria, Gabon, Angola, dan Zambia. Di Afrika Tengah terdapat Gurun Sahara yang luas (dari sebelah utara khatulistiwa sampai wilayah Sudan, sebelah barat sampai ke Guinea, dan ke timur sampai Pegunungan Abesinia (Etiopia). Di daerah bagian barat Afrika Tengah banyak turun hujan. Afrika bagian tengah kering berupa stepa dan sabana, sedangkan bagian timur merupakan pegunungan tinggi dan daerah aliran sungai, yaitu Sungai Nil Putih dan Nil Biru. Afrika Tengah terdiri dari Chad, Afrika Tengah, Guinea Equatorial, Gabon, Kongo, Sao Tome, Principle, Zaire (Rep. Demokrasi Kongo), dan Angola.
3) Afrika Utara
Daerah Afrika Utara meliputi Mesir, Tunisia, Libia, dan Maroko. Di Afrika Utara terdapat daerah Atlas, yaitu dataran tinggi yang dikelilingi pegunungan. Di bagian tengah banyak dijumpai danau air asin. Sepanjang pantai utara terdapat Dataran Rendah Tel yang subur. Afrika Utara terdiri dari Maroko, Sahara Barat, Aljazair, Tunisia, Mesir, dan Sudan.
4) Afrika Selatan
Wilayah Afrika Selatan terletak di sebelah selatan Angola, Kongo, dan Tanganyika. Daerah Afrika Selatan membentang dari Gurun Kalahari hingga Tanjung Pengharapan. Di bagian timur Afrika Selatan membujur dari utara ke selatan Pegunungan Naga dan beberapa lembah yang merupakan daerah aliran Sungai Orange, Sungai Vaal, dan Sungai Limpopo. Afrika Selatan terdiri dari Namibia, Botswana, Afrika Selatan, Lesotho, dan Swaziland.
5) Afrika Barat Afrika Barat yang wilayahnya membentang dari Senegal hingga perbatasan Chad dan Kamerun merupakan bagian wilayah Afrika yang paling padat penduduknya. Kawasan yang jumlah penduduknya hampir sepertiga dari penduduk Benua Afrika ini memiliki letak, faktor-faktor lingkungan alam (geologi, variasi iklim, mineral, tumbuhan) yang cukup menguntungkan hingga telah memungkinkan proses pengembangan wilayah dan penduduknya sejak masa lampau. Ada beberapa negara yang berada di kawasan Afrika Barat. Afrika Barat terdiri dari Senegal, Cape Verde, Guinea, Guenia Bissau, Gambia, Senegal, Sierra Lone, Liberia, Pantai Gading, Ghana, Togo, Benin, Nigeria, Mauritania, Mali, Burkina Faso, dan Niger.
Kondisi flora dan fauna terkait dengan kondisi iklimnya. Di kawasan iklim hujan tropis (di bagian Afrika Tengah) terdapat variasi tumbuhan dan hutan hujan yang sangat lebat. Di bagian Utara dan Selatan (subtropis) terdapat stepa dan sabana yang luas. Adapun di kawasan gurun hanya terdapat stepa dan tumbuhan kaktus. Kondisi alam Benua Afrika sangat mendukung penyebaran fauna. Afrika mempunyai banyak jenis fauna, terutama hewan mamalia besar. Fauna khas Afrika, yaitu addax, zarafah, zebra, antilop, kuda nil, badak, dan gajah. Meskipun mempunyai kemiripan fisik dengan hewan-hewan sejenis di Asia, namun hewan-hewan Afrika memiliki ukuran tubuh yang relatif lebih besar daripada hewan-hewan sejenis di Asia.
a. Letak dan luas
Benua Australia merupakan satu-satunya benua yang menjadi satu negara. Benua Australia merupakan benua yang paling stabil di dunia di mana dalam sejarahnya tidak pernah terjadi ledakan gunung api, penyebab tsunami, angin topan bahkan intensitas gempa sangat terbatas. Luas Benua Australia kurang lebih 7.682.300 km² dan terletak di bagian bumi selatan dengan letak astronomisnya adalah 9° LS – 45° LU dan 113° BT – 154° BT. Batas wilayah Benua Australia di bagian utara adalah Laut Timor, Laut Arafuru, dan Laut Koral, di sebelah barat dibatasi oleh Samudra Hindia, sedangkan di bagian timur dibatasi oleh Samudra Pasifik.
Apabila ditinjau dari garis lintangnya, Australia memiliki tiga wilayah iklim, yaitu sebagai berikut.
1) Iklim tropis, terletak di 10’LS – 23’LS terdapat di Australia bagian utara.
2) Iklim subtropis, terletak di 23’LS – 35’LS terdapat di Australia bagian selatan.
3) Iklim sedang, terletak di 35’LS – 44’LS terdapat di selatan Victoria dan Tasmania. Iklim di Australia juga dipengaruhi oleh arus samudra, jarak dari laut dan bentang alam. Di sekitar pantai utara, barat, dan timur suhunya relatif hangat karena pengaruh mengalirnya arus panas. Adapun di sepanjang pantai selatan dan Tasmania suhu udara relatif dingin akibat mengalirnya arus dingin. Daerahdaerah yang terletak dekat pantai udaranya lembap, sedangkan wilayah tengah Australia, karena letaknya jauh dari laut, dan wilayahnya berupa gurun, udaranya sangat kering.
Pada dasarnya, Benua Australia dapat dibagi berdasarkan negara-negara bagiannya. Berikut pembagian negara-negara bagian di Benua Australia dan ibu kotanya. 1) Australia Selatan dengan Ibu kota Adelaide.
e. Flora dan fauna
2) New South Wales dengan Ibu kota Sydney.
3) Australia Barat dengan Ibu kota Perth.
4) Tasmania dengan Ibu kota Hobart.
5) Queensland dengan Ibu kota Brisbane.
6) Victoria dengan Ibu kota Melbourne.
7) Daerah khusus Ibu kota Australia (Canberra).
8) Australia Utara dengan Ibu kota Darwin
d. Bentang alam Benua Australia
1) Gurun
Benua Australia
Wilayah gurun mendominasi daratan Benua Australia, luasnya 1.492.000
km2
meliputi Gurun Pasir Besar, Gurun Victoria Besar, Gurun Tanami, Gurun
Gibson, Gurun Shimpson, dan Gurun Stewart. Gurun-gurun tersebut pada
umumnya merupakan plato, hanya di bagian tengah yang berupa gurun
dataran rendah.
2) Gunung dan pegunungan di Benua Australia
Pegunungan di Benua Australia terdapat di bagian Timur dengan bentuk memanjang sejajar pantai sejauh 4.000 km. Rangkaian pegunungan tersebut dikenal dengan sebutan Pegunungan Pemisah Besar (The Great Dividing Ringe). Jalur pegunungan tersebut berawal dari Semenanjung York di Utara (wilayah negara bagian Queensland) dan memanjang sejajar Pantai Timur serta berakhir di kawasan Pantai Selatan (negara bagian Victoria), mencakup Pegunungan Biru (Blue Mountains) di sebelah Barat Sidney dan Pegunungan Salju (Snowy Mountains) yang terletak di sepanjang perbatasan negara bagian New South Wales dan Victoria. Puncak tertinggi Australia berada di sebelah Tenggara, yaitu di Gunung Kosciusko (2.230 m) yang termasuk rangkaian Pegunungan Salju.3) Dataran tinggi Benua Australia
Dataran tinggi Australia terdapat di Plato Barat. Kawasan tersebut dahulu adalah kawasan pegunungan yang telah tererosi selama jutaan tahun. Kawasan plato Barat Australia mencakup Plato Hammersley, Plato Kimberley, dan Plato Tanah Arnhem, termasuk juga wilayah pegunungan dan perbukitan rendah, seperti Pegunungan Mac Donnell, Pegunungan Musgrave, Perbukitan Throssell, dan Perbukitan Robertson. Di kawasan plato Barat ini terdapat ketampakan alam berupa batu cadas raksasa yang disebut Ayers Rock atau Uluru. Di kawasan plato Barat inilah terletak gurun-gurun Australia yang terkenal, seperti Gurun Victoria Besar, Gurun Pasir Besar, Gurun Gibson, dan Gurun Tanami.
Kondisi flora yang tumbuh diAustralia sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim dan alam yang mendiami flora tersebut. Jenis flora yang terdapat diAustralia, sangat didominasi oleh rumpun akasia dan eucalyptus atau kayu putih. Sebagai benua yang terkecil dan kehidupan faunanya juga dipengaruhi oleh alam dan iklim, seperti kondisi floranya. Maka, hewan yang ada di Australia ini cenderung kecil dan tidak begitu buas. Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk hewan sejenis buaya yang didatangkan dari luar Australia. Benua Australia terdapat banyak hewan khas dan yang paling banyak dijumpai, yaitu jenis hewan berkantung atau kanguru.


Comments
Post a Comment