Materi Kelas 9 pertemuan 5
Kondisi Alam Negara-Negara di Dunia
Pada pembahasan kali ini kita akan mengupas secara mendalam mengenai kondisi
alam dari negara-negara di dunia, yaitu Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan
Mesir.
1. Jepang
Negeri Matahari Terbit adalah sebutan bagi Negara Jepang, yang merupakan
salah satu negara maju di dunia. Kondisi alam negara jepang ini dijabarkan sebagai
berikut ini.
a. Kondisi geografis
Letak astronomis Negara Jepang, yaitu
23 ½o LU – 40o LU, 45’ 33’ GBU dan 20’
25’ GBU atau letak lintang dan bujur
antara 35° – 41’N 139° – 46’E. Secara
geografis, di sebelah barat negara ini
terdapat Laut Tiongkok yang berbatasan
langsung dengan Negara Tiongkok dan
semenanjung Korea. Di sebelah utara
terdapat Laut Okhostk, Negara Rusia,
dan Sakhalin. Adapun di sebelah selatan
Jepang terdapat Samudra Pasifik, Taiwan,
dan Filipina. Selain itu, di sebelah timur Kepulauan Jepang terdapat Samudra
Pasifik.
d. Kondisi penduduk Jepang
Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang, dan berada di peringkat ke-10
negara berpenduduk terbanyak di dunia. Tokyo (Toukyou) secara de facto
adalah Ibu Kota Negara Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah prefektur.
Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada di
prefektur sekelilingnya. Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo
Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang. Penduduk asli Jepang adalah
bangsa Ainu. Mereka tinggal di Pulau Hokkaido. Sekarang penduduk Jepang
merupakan campuran beberapa rumpun bangsa di Asia Utara, Cina Selatan,
dan Mikronesia. Mereka tergolong suku bangsa Mongol (berkulit kuning). Pada
pertengahan tahun 1991, jumlah penduduk Jepang sebanyak 124.017.000
jiwa. Pertumbuhan penduduk Jepang rata-rata 0,7% setiap tahun. Kepadatan
penduduk Jepang 326 orang/km2 .
Pada pembahasan kali ini kita akan mengupas secara mendalam mengenai kondisi
alam dari negara-negara di dunia, yaitu Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan
Mesir.
Negeri Matahari Terbit adalah sebutan bagi Negara Jepang, yang merupakan
salah satu negara maju di dunia. Kondisi alam negara jepang ini dijabarkan sebagai
berikut ini.
a. Kondisi geografis
Letak astronomis Negara Jepang, yaitu
23 ½o LU – 40o LU, 45’ 33’ GBU dan 20’
25’ GBU atau letak lintang dan bujur
antara 35° – 41’N 139° – 46’E. Secara
geografis, di sebelah barat negara ini
terdapat Laut Tiongkok yang berbatasan
langsung dengan Negara Tiongkok dan
semenanjung Korea. Di sebelah utara
terdapat Laut Okhostk, Negara Rusia,
dan Sakhalin. Adapun di sebelah selatan
Jepang terdapat Samudra Pasifik, Taiwan,
dan Filipina. Selain itu, di sebelah timur Kepulauan Jepang terdapat Samudra
Pasifik.
b. Kondisi geologis Negara Jepang
Negara Jepang termasuk negara yang berada pada wilayah ring of fire (wilayah
cincin api Pasifik). Cincin api pasifik ini merupakan daerah pegunungan api
dan zona pertemuan lempeng yang rawan gempa. Zona ini memanjang dari
Mediterania, melewati Indonesia hingga kawasan Pasifik. Selain itu, Negara
Jepang berada pada pertemuan empat lempeng besar di bumi, yaitu Lempeng
Eurasia, Lempeng Pasifik, Lempeng Filiphina, dan lempeng Amerika Utara.
Kondisi geologis ini menyebabkan hal berikut ini.
1) Gempa di Jepang
Jepang mengalami 20 persen gempa bumi terbesar di dunia karena posisinya
yang terletak di antara empat lempeng besar bumi yang termasuk kawasan
cincin api Pasifik (ring of fire). Frekuensi gempa bumi di Jepang yang cukup
sering dan berefek sangat serius kebanyakan berasal dari kegiatan tektonik.
Catatan sejarah gempa Jepang menunjukkan beberapa gempa hebat yang
pernah dialami oleh Negara Matahari Terbit ini. Salah satu gempa terdahsyat
yang pernah menggoncang Jepang adalah gempa Kanto Daishinsai pada
tanggal 1 September 1923 yang menelan korban jiwa hingga seratus ribu
orang dan ratusan rumah.
2) Tsunami di Jepang
Jepang merupakan negara yang paling sering mengalami tsunami. Tsunami
yang pertama kali berhasil didata dalam catatan sejarah tsunami di Jepang
adalah tsunami Hakuho pada tahun 684 Masehi yang dipicu akibat gempa
dengan skala sekitar 8,4 skala Richter. Tsunami tersebut diisusul dengan
tsunami-tsunami dahsyat lainnya yang terus-menerus menghantam Jepang.
Tsunami-tsunami dengan tingkat kerusakan yang terparah yang ada dalam
catatan sejarah tsunami di Jepang antara lain terjadi di Sendai (869 M),
Ninna Nankai (887 M), Shohei Nankai (tahun 1361), Meio Nankai (tahun
1498), Hoei (tahun 1707), Okinawa (tahun 1771), Nagasaki (tahun 1792)
Nankai, Tokai, dan Kyushu (tahun 1854), Edo sebelum namanya menjadi
Tokyo (tahun 1855), Meiji (tahun 1896), Kanto ( tahun 1923), Showa, Sanriku
(tahun 1933), Tonankai (1944), Nankaido (1946) Okushiri (1993), dan Niigata
(2007). Tsunami yang paling baru terjadi adalah tsunami di Tohoku daerah
pantai timur Jepang yang terjadi pada tanggal 11 Maret tahun 2011 dipicu
oleh gempa berkekuatan 9,0 skala richter, ketinggian tsunami mencapai 133
kaki (40,5 meter) dan memakan korban hingga 18.550 orang.
c. Kondisi meteorologis Negara Jepang
Jepang merupakan negara yang dikelilingi oleh lautan dan terdiri dari empat
pulau utama (Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu) dan pulau-pulau kecil.
Iklim bervariasi dari satu daerah ke daerah. Iklim di Negara Jepang termasuk
iklim sedang menurut letak lintang. Oleh karena itu, negeri ini mengalami empat
musim yang berbada-beda setiap tahunnya seperti halnya Benua Eropa dan
Amerika utara. Empat musim yang ada di Jepang adalah musim semi (haru),
musim panas (natsu), musim gugur (aki), dan musim dingin (fuyu). Suhu normal
Jepang selama 30 tahun (1981–2010) oleh Badan Meteorologi Jepang, suhu
rata-rata tahunan untuk pusat Tokyo adalah 16,3 derajat C, untuk Sapporo
kota di Hokkaido adalah 8.9 derajat C, dan untuk Kota di Okinawa adalah 23,1
derajat C Rata-rata.
Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang, dan berada di peringkat ke-10
negara berpenduduk terbanyak di dunia. Tokyo (Toukyou) secara de facto
adalah Ibu Kota Negara Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah prefektur.
Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada di
prefektur sekelilingnya. Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo
Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang. Penduduk asli Jepang adalah
bangsa Ainu. Mereka tinggal di Pulau Hokkaido. Sekarang penduduk Jepang
merupakan campuran beberapa rumpun bangsa di Asia Utara, Cina Selatan,
dan Mikronesia. Mereka tergolong suku bangsa Mongol (berkulit kuning). Pada
pertengahan tahun 1991, jumlah penduduk Jepang sebanyak 124.017.000
jiwa. Pertumbuhan penduduk Jepang rata-rata 0,7% setiap tahun. Kepadatan
penduduk Jepang 326 orang/km2 .
Comments
Post a Comment